Connect with us
Cara Menurunkan Panas Anak

Kesehatan

50 Cara Menurunkan Panas Anak dengan Bahan Alami dan Obat Serta Efek Samping

Cara Menurunkan Panas Anak – Demam merupakan penyakit yang bisa terjadi pada siapa saja, terutama pada anak-anak. Demam biasanya terjadi secara tiba-tiba dan umumnya tak menimbulkan bahaya. Namun, kadang kala demam juga bisa menjadi pertanda penyakit yang lebih serius atau menjadi indikasi kesehatan tubuh sedang dalam kondisi tak baik.

Cara Menurunkan Panas Anak

Digolongkan penyakit ringan, demam biasanya dapat sembuh dengan sendirinya jika digunakan beristirahat cukup. Namun, ini bukan berarti Anda bisa bersantai jika demam terjadi pada anak. Anda tetap harus mencari cara menurunkan panas anak dengan cepat agar demam tak menjadi penyakit yang lebih serius.

Terdengar sepele, demam pada anak bisa menimbulkan komplikasi serius jika tak ditangani dengan benar. Jika anak demam tinggi, maka Anda perlu waspada karena bisa jadi si kecil mengalami step yang ditandai dengan mata melotot, kejang-kejang dan bahkan bisa berujung pada kematian.

Penyebab Demam Anak

Demam pada anak tergolong hal lumrah, apalagi jika terjadi pada bayi berusia 6 bulan hingga anak berusia 5 tahun. Hal ini dikarenakan demam merupakan tanda jika tubuh anak sedang melawan virus penyebab infeksi dan penyakit dan membentuk kekebalan tubuhnya. ketika tubuh dalam kondisi demam maka virus dan parasit tak akan nyaman berada di tubuh dan mati dengan sendirinya.

Demam yang disebut sebagai demam normal dapat diatasi dengan cara menurunkan panas anak di rumah adalah demam di bawah 38 derajat celcius. Demam dengan suhu tubuh 37,5 hingga 38 derajat celcius tergolong demam ringan dan tak perlu terlalu dikhawatirkan.

Namun, jika demam terjadi terus menerus, maka bisa jadi kekebalan tubuh anak kalah melawan virus sehingga muncul penyakit yang harus diwaspadai. Beberapa penyakit yang mungkin ditandai dengan demam adalah :

  • Infeksi saluran pernafasan (pilek, flu atau radang tenggorokan).
  • Infeksi telinga.
  • Efek imunisasi (umumnya bidan atau dokter akan memberikan ibuprofen atau paracetamol sesaat usai imunisasi).
  • Sinusitis.
  • Disentri.
  • Tifus.
  • Cacar air.
  • Radang paru.
  • Demam berdarah.
  • Malaria.
  • Dehidrasi.
  • Infeksi darah.
  • Meningitis,
  • Jenis infeksi lain dan gangguan pencernaan.

Gejala Demam Pada Anak

Seseorang disebut mengalami demam jika suhu tubuhnya lebih dari 37.5 derajat celcius. Bagi orang dewasa, mungkin lebih mudah mengetahui ciri demam karena tubuh sudah bisa merespon dan menjawab dengan tepat tentang apa yang dirasakan. Namun, hal berbeda jika demam terjadi pada anak. Mereka cenderung susah menyampaikan apa yang dirasakannya sehingga hanya menyampaikannya melalui tangisan.

Demam pada anak juga sulit diketahui jika hanya melalui sentuhan orang dewasa. Menyentuh bagian kening atau leher anak dengan punggung tangan memang dapat merasakan suhunya naik dibanding biasanya. Namun, cara ini tak efektif untuk memperkirakan suhu anak. Terkadang, suhu terkesan hangat melalui rabaan tangan, namun sebenarnya anak panas tinggi dan harus segera mendapat pertolongan medis.

Adapun ciri atau gejala panas demam anak antara lain :

  • Suhu tubuh lebih tinggi dibanding biasanya.
  • Frekuensi berkemih menurun.
  • Rewel dan menangis di luar kebiasaan.
  • Pandangan mata anak seperti berair.

Kondisi Demam Anak yang Harus Diwaspadai

Para ibu muda biasanya akan bingung jika anaknya sedang demam. Namun, Anda tak perlu panik. Bersikap tenang justru membantu Anda menemukan cara menurunkan panas anak yang paling tepat sehingga kondisi anak tak bertambah parah. Rasa panik dan kekhawatiran berlebihan justru membuat semuanya makin kacau dan Anda tak fokus merawat si kecil.

Meski tak boleh terlalu panik, Anda harus segera membawa anak ke dokter jika menemukan kondisi seperti ini.

  • Bayi berumur 3 bulan atau kurang memiliki suhu badan 38 derajat celcius atau lebih.
  • Bayi berumur 3 sampai 6 bulan memiliki suhu badan 39 derajat celcius atau lebih.
  • Demam berlangsung lebih dari 5 hari perlu Anda waspadai karena bisa jadi pertanda adanya infeksi.
  • Demam disertai muntah atau diare.
  • Demam disertai dengan bibir kering, frekuensi pipis berkurang dan anak menangis tanpa air mata mungkin bisa jadi tanda anak mengalami dehidrasi.
  • Muncul ruam merah.
  • Kolik atau menangis di luar kebiasaan.
  • Pandangan anak lebih sensitif pada cahaya terang.
  • Anak lemas dan kurang konsentrasi.
  • Tidur lebih lama dibanding biasanya dan sulit dibangunkan.
  • Nyeri perut atau menangis ketika buang air kecil.
  • Kejang-kejang.

Pertolongan Pertama Demam Anak

Ketika anak mengalami panas demam dan tak memiliki persediaan bahan alami penurun panas maupun obat, Anda bisa memberikan pertolongan pertama agar demam anak segera reda. Namun, perlu dicatat jika cara ini hanya berlaku jika anak mengalami demam ringan. Melakukan pertolongan pertama demam anak ketika suhu anak di atas 39 derajat celcius harus dibarengi dengan upaya pengobatan medis karena demam tinggi dapat menimbulkan akibat fatal bagi Anak.

1. Atur Suhu Kamar Anak

Suhu yang pas untuk kamar anak ketika demam adalah suhu yang sejuk dan nyaman. Anda bisa mengandalkan AC atau kipas angin untuk menurunkan suhu ruangan. Jika tak ada, Anda juga bisa mensisatinya dengan membuka jendela ruangan sebagai cara menurunkan panas anak dengan mudah. Namun, perlu diingat jika cara ini justru menimbulkan efek serius jika penyebab demam anak adalah masuk angin.

2. Pakaian Tipis dan Nyaman

Banyak orang tua keliru mengenai pakaian anak yang benar ketika demam. Ketika demam, anak tak membutuhkan pakaian tebal dan hangat. Sebaliknya, mereka justru membutuhkan pakaian yang tipis dan nyaman. Pakaian tipis akan membantu tubuh mencapai suhu normal dengan cepat karena panas dalam tubuh bisa dikeluarkan.

3. Kompres

Kompres menjadi andalan orangtua ketika anaknya demam. Namun, mengenai jenis kompres sebagai upaya turun panas anak dan cara kompres anak panas masih banyak orangtua yang salah memahaminya.

Banyak yang beranggapan jika kompres dingin untuk demam kan sangat membantu dengan harapan mampu menyerap panas anak. Namun, para ahli justru sangat tak menganjurkan kompres dingin karena dapat menimbulkan demam anak lebih parah. Ketika anak dikompres dengan suhu dingin, tubuh akan merespon sebagai ‘ancaman’ sehingga tubuh akan berusaha melawannya dengan menaikkan suhu tubuh. Bahaya lain menggunakan kompres dingin adalah penurunan suhu tubuh secara tiba-tiba sehingga anak menggigil.

Sebaliknya, kompres dengan kain yang dibasahi dengan air hangat akan membantu tubuh berkeringat. Efeknya, tubuh akan mengeluarkan panas dari dalam secara alami bersamaan dengan keluarnya keringat.

4. Perbanyak Minum

Ketika suhu badan naik, maka anak rawan mengalami dehidrasi. Agar kondisinya tak bertambah parah, Anda harus menyarankan anak banyak minum air putih ketika usianya lebih dari 2 tahun. Sedangkan untuk cara menurunkan panas badan pada bayi dan mencegah dehidrasi, pemberian ASI lebih banyak dibanding biasanya sangat dianjurkan. Cara mengatasi ini relatif membantu dan dianjurkan bagi Anda yang mencari cara mengatasi anak panas di malam hari karena hanya membutuhkan perbanyak minum air putih atau ASI untuk penerapannya.

5. Istirahat

Cara menurunkan panas anak yang tak boleh ketinggalan untuk dicoba adalah istirahat. Suhu tubuh yang meningkat merupakan isyarat jika tubuh sedang melawan penyakit. Beristirahat dengan cukup akan membantu sistem kekebalan tubuh bekerja lebih maksimal dalam melawan penyakit. Selain itu, beristirahat dengan cukup juga kan membantu tubuh memulihkan kondisi serta mengumpulkan tenaga.

6. Hindari Selimut

Sama hanya dengan pakaian tebal, selimut juga harus dihindari ketika anak demam. Memakaikan selimut pada anak justru membuat panas tubuh terperangkap sehingga panas tubuh lebih tinggi.

Cara Menurunkan Panas Anak dengan Bahan Alami

Banyak ibu yang khawatir melihat anak demam, terlebih jika disertai rewel. Jika hal ini terjadi pada anak Anda, pastikan dahulu berapa suhu badannya. Jika demam anak masih di bawah 38 derajat celcius atau dalam kategori demam ringan, maka Anda dapat mencoba salah satu dari beberapa cara menurunkan demam anak menggunakan bahan alami berikut ini.

1. ASI

Cara menurunkan panas anak yang pertama adalah dengan menggunakan ASI. ASI atau air susu ibu merupakan makanan sekaligus minuman terbaik untuk anak. Jika anak mengalami demam ketika usianya kurang dari 6 bulan, maka ASI menjadi obat demam paling manjur. Dalam ASI terkandung banyak air, anti virus, anti bakteri serta kekebalan tubuh yang baik untuk melawan penyebab demam dengan alami.

Hal ini juga berlaku bagi ibu menyusui yang menderita batuk pilek dan khawatir anak demam karena tertular penyakit. Terus memberikan ASI justru akan membantu si kecil membentuk sistem pertahanan tubuh dengan lebih cepat dan kuat. Namun, ibu menyusui yang menderita penyakit menular perlu mengenakan masker atau pelindung lainnya untuk mencegah penularan penyakit yang lebih serius.

Caranya :

  • Berikan ASI lebih banyak dibanding biasanya.

2. Bawang Merah

Cara menurunkan panas anak dengan bawang merah tergolong sebagai cara tradisional yang telah lama dipercaya khasiatnya. Bawang merah mengandung minyak atsiri serta memiliki kemampuan menyerap virus. Manfaat bawang merah untuk bayi juga dipercaya mampu mengobati masuk angin pada anak yang seringkali disertai dengan demam.

Caranya :

  • Kupas bawang merah lalu cuci bersih.
  • Parut kasar atau rajang tipis.
  • Campurkan dengan minyak kelapa atau minyak kayu putih.
  • Balurkan pada punggung anak.

Anda perlu hati-hati dengan cara menurunkan panas anak dengan bawang merah ini karena beberapa anak mungkin saja memiliki kulit sensitif sehingga bisa mengalami iritasi.

3. Bawang Putih

Obat tradisional penurun panas anak lainnya adalah bawang putih. Bawang putih mengandung allicin yang dapat berperan sebagai antibakteri dan antivirus. Namun, perlu diketahui jika penggunaan bawang putih sebagai obat alami penurun panas tak disarankan bagi balita karena bersifat panas dan memiliki efek samping menekan nafsu makan.

Caranya :

  • Kupas dua siung bawang putih lalu haluskan.
  • Konsumsi dalam kondisi mentah.

4. Air Kelapa Hijau

Air kelapa telah lama dipercaya sebagai air ajaib karena mampu menyembuhkan aneka jenis penyakit, baik pada anak maupun orang dewasa. Air kelapa hijau memiliki kandungan yang mirip cairan dalam tubuh sehingga mampu menambah cairan tubuh yang mudah hilang ketika badan demam. Selain itu, air kelapa juga memiliki kandungan tanin yang berguna untuk menurunkan demam.

Caranya :

  • Minum air kelapa hijau satu gelas.
  • Beri jarak antara meminum air kelapa dengan meminum obat karena air kelapa juga mampu menetralisir kandungan obat.

5. Air Kunyit

Cara cepat menurunkan panas pada anak tanpa obat dengan mengonsumsi air kunyit. Selain berguna sebagai bumbu dapur, kunyit juga dikenal sebagai antibiotik dan antivirus alami. Kandungan minyak atsiri dalam kunyit dipercaya mampu menurunkan panas anak dengan cepat.

Caranya :

  • Kupas 10 gram kunyit lalu cuci bersih.
  • Parut kunyit yang sudah dibersihkan.
  • Tambahkan setengah gelas air panas lalu aduk rata.
  • Biarkan hingga dingin lalu peras.
  • Tambahkan dua sendok madu pada sari kunyit untuk menambah rasa.
  • Minum sehari satu kali.

6. Cocor Bebek

Cara menurunkan panas anak lainnya adalah dengan menggunakan daun cocor bebek. Tanaman bertekstur daun tebal ini sebenarnya sangat mudah dibudidayakan. Untuk menanamnya hanya perlu meletakkan daun cocor bebek pada tanah lembab. Sayangnya, banyak yang tak mengetahui manfaat cocor bebek untuk mengatasi demam sehingga tanaman ini mulai sulit ditemukan.

Cocor bebek dapat dijadikan obat tradisional penurun panas karena kandungan di dalamnya. Cocor bebek mengandung tanin, kalsium oksalat, asam formiat, diarabinosite dan zat penting lain yang mampu mengatasi demam.

Selain itu, daun cocor bebek juga berguna untuk mengatasi peradangan mengurangi pembengkakan, menghentikan perdarahan hingga mempercepat penyembuhan luka.

Caranya :

  • Lumatkan 5 lembar daun cocor bebek yang sudah dicuci bersih.
  • Tempelkan pada dahi anak untuk kompres.
  • Lakukan 2 hingga 3 kali sehari hingga panas demam anak turun.

7. Daun Singkong

Daun yang biasa dijadikan sayur ini rupanya juga dapat digunakan sebagai cara cepat menurunkan panas anak. Selain itu, daun singkong juga dapat meredakan sakit kepala yang seringkali menyertai demam.

Caranya :

  • Cuci bersih 3 helai daun singkong.
  • Tumbuh hingga keluar airnya.
  • Gunakan sebagai kompres demam anak.

8. Teh Herbal

Cara menurunkan panas anak dengan cepat dan alami minumlah teh herbal. Teh herbal memiliki manfaat meredakan demam pada anak jika penyebab demam adalah panas dalam. Teh herbal memiliki sifat anti radang serta menghangatkan tubuh atau menghilangkan meriang pada anak.

Caranya :

  • Berikan anak teh herbal dalam kondisi hangat. Teh herba yang dapat diberikan bisa berupa teh hijau atau teh serai.

9. Air Gula Aren

Gula aren tak hanya enak dikonsumsi atau menambah sedap rasa masakan. Gula aren rupanya juga memiliki fungsi sebagai obat penurun panas anak alami. Gula yang satu ini memiliki kandungan glukosa, B Kompleks, mineral dan riboflavin yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus mengobati demam anak.

Caranya :

  • Rebus 3 sendok makan gula air hingga mendidih atau menyeduh gula aren dengan air panas.
  • Berikan pada anak selagi hangat.

10. Sinom

Sinom merupakan sebutan untuk daun asam jawa. Daun berasa asam segar ini memiliki kandungan vitamin C yang berfungsi sebagai anti radang dan memperkuat kekebalan tubuh secara alami. Sayangnya, cara menurunkan panas anak dengan sinom tak dianjurkan bagi penderita asam lambung. Sebaliknya, cara ini dianjurkan bagi penderita panas demam disertai batuk kering.

Caranya :

  • Rebus satu genggam daun asam jawa yang masih muda bersama dua gelas air hingga mendidih.
  • Diamkan hingga hangat.
  • Minum 2 hingga 3 kali sehari.

11. Lempuyang Emprit

Jenis tanaman rimpang yang satu ini memiliki rasa pahit sehingga mungkin tak disukai anak. Namun, di balik rasa pahitnya, lempuyang emprit memiliki kandungan sekuiterpenketon dan minyak atsiri yang mampu digunakan sebagai cara menurunkan panas pada anak.

Caranya :

  • Sediakan 10 gram lempuyang emprit, kupas lalu cuci bersih
  • Parut hingga habis.
  • Tambahkan setengah gelas air panas, aduk raya.
  • Ketika sudah hangat, peras dan ambil sarinya.
  • Tambahkan 2 sendok makan madu untuk mengurangi rasa pahit.
  • Berikan pada anak dalam kondisi hangat.

12. Temulawak

Ramuan tradisional penurun panas yang bisa Anda buat dengan mudah adalah ramuan temulawak. Rimpang yang satu ini merupakan pilihan pas jika anak mengalami demam karena penyakit lambung atau masuk angin. Tak hanya itu, temulawak juga dapat berfungsi sebagai obat tradisional panas dalam, penyakit kuning serta menambah nafsu makan.

Caranya :

  • Kupas kira-kira 10 gram temulawak lalu cuci bersih
  • Iris tipis lalu rebus bersama setengah gelas air sampai mendidih.
  • Diamkan hingga hangat lalu saring airnya.
  • Minum ramuan ini dua atau tiga kali sehari.

13. Sambiloto

Cara menurunkan panas anak secara tradisional dengan mengonsumsi ramuan atau jamu yang berbahan dasar daun sambiloto. Daun yang terkenal memiliki rasa sangat pahit ini sering dijadikan sebagai bahan ramuan herbal. Namun, siapa menyangka jika daun sambiloto juga berguna sebagai cara menurunkan panas anak maupun orang dewasa.

Caranya :

  • Rebus 10 gram daun sambiloto kering bersama 25 gram kunyit yang sudah dikupas dan dicuci bersih dalam 200 mL air.
  • Rebus dengan api kecil hingga air tersisa setengahnya.
  • Saring lalu minum selagi hangat.

14. Pegagan

Sama seperti halnya daun sambiloto, daun pegagan juga menjadi salah satu herbal yang digunakan sebagai ramuan tradisional. Daun pegagan memiliki kandungan saponin, triterpenoid, vellarine dan hydrocotyline yang mampu merevitalisasi tubuh dan mengatasi aneka masalah penyebab demam anak maupun dewasa.

Caranya :

  • Sediakan satu genggam daun pegagan lalu cuci bersih.
  • Rebus daun pegagan bersama setengah liter air, didihkan hingga air tersisa setengahnya.
  • Saring lalu biarkan hingga suhunya hangat.
  • Bagi ramuan penurun panas herbal ini menjadi 3 bagian untuk diminum 3 kali sehari.

15. Meniran

Cara menurunkan panas anak selanjutnya adalah dengan menggunakan daun meniran. Kandungan dalam meniran seperti vitamin C, triterpenoid, tanin, alkaloid dan flavonoid merupakan varian antioksidan yang berguna untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh sehingga menurunkan demam dengan cepat.

Caranya :

  • Cuci bersih satu genggam daun meniran segar bersama dua gelas air.
  • Didihkan dan terus rebus hingga air tersisa satu gelas.
  • Saring dan ambil airnya saja.
  • Bagi menjadi 3 bagian untuk 3 kali minum.

16. Kemangi

Daun yang biasa dijadikan sebagai lalapan ini rupanya juga bisa menjadi solusi mengatasi demam anak. Daun yang juga memiliki manfaat untuk mengatasi bau badan dan bau mulut ini dipercaya mampu sebagai cara mengobati panas anak dengan cepat.

Caranya :

  • Cuci bersih 20 lembar daun kemangi.
  • Rebus daun kemangi bersama satu ruas jahe yang sudah dimemarkan dalam satu cangkir air hingga mendidih.
  • Saring lalu minum dalam kondisi hangat.

17. Daun Kembang Sepatu

Bunga sepatu merupakan jenis bunga yang sering tumbuh liar di pinggir jalan. Daun bunga satu ini memiliki kandungan polifenol dan saponin yang merupakan jenis antioksidan kuat. Kandungan ini mampu menguatkan sistem kekebalan tubuh, melawan infeksi serta menangkal radikal bebas.

Caranya :

  • Ambil satu hingga dua lembar daun sepatu.
  • Hangatkan di atas api hingga daun layu.
  • Remas-remas daun sepatu lalu tambahkan sedikit minyak kelapa.
  • Tempelkan pada dahi anak sebagai kompres demam.

18. Sup Ayam Kampung

Cara menurunkan panas anak lain yang tergolong mudah adalah dengan memberikan sup ayam kampung. Cara ini relatif disukai anak jika dibandingkan dengan cara lain seperti kompres, ramuan herbal maupun obat. Kandungan yang ada pada tulang rawan ayam akan membantu melawan infeksi yang sering menjadi penyebab demam anak. Cara ini hanya dianjurkan bagi anak yang berusia lebih dari 2 tahun untuk meminimalisir kemungkinan alergi.

Caranya :

  • Rebus ayam kampung dengan tambahan sedikit gula, garam, bawang putih, daun bawang dan seledri.
  • Jangan tambahkan MSG atau penyedap masakan lainnya.
  • Taburkan bawang goreng setelah sup matang.
  • Berikan pada anak selagi hangat sebagai makanan penurun panas.

19. Es Batu

Memberikan es batu untuk dikunyah pelan pada anak di atas dua tahun yang sedang mengalami demam dapat dijadikan cara menurunkan suhu tubuh secara alami. Namun, perlu diingat jika Anda harus memastikan es batu yang diberikan pada anak terbuat dari air bersih dan matang. Selain itu, penyebab demam pada anak juga harus diperhatikan. Menurunkan demam dengan es batu justru bisa memperparah keadaan jika penyebab demam adalah flu atau radang tenggorokan.

Caranya :

  • Berikan es batu berukuran kecil pada anak untuk dikunyah pelan.
  • Jika anak memiliki gigi berlubang atau gigi sensitif, es batu dapat diganti dengan pemberian air putih dingin.
  • Cara Menurunkan Panas Anak dengan Obat-Obatan

20. Minyak Papermint

Kandungan mentol dalam minyak papermint berguna untuk melegakan hidung tersumbat, sakit kepala, sinusitis serta memiliki efek rileksasi. jika digunakan pada penderita panas demam, minyak papermint juga dapat menurunkan panas karena membuat tubuh lebih nyaman dan istirahat lebih berkualitas sehingga tubuh mampu melawan penyebab demam ringan dengan sendirinya.

Caranya :

  • Pijat anak dengan minyak papermint.
  • Lakukan pijatan dengan lembut agar ana merasa nyaman.

21. Buah

Mengkonsumsi buah yang mengandung banyak vitamin C berguna untuk mengatasi demam anak secara alami. Buah penurun panas yang bisa Anda coba adalah jeruk, keluarga Berry, jambu biji atau jenis buah lain yang kaya vitamin C. Namun, perlu diingat jika cara menurunkan panas dengan buah tak disarankan bagi penderita penyakit lambung dan anak dibawah 6 bulan.

Caranya :

  • Beri anak buah-buahan segar secara langsung atau dalam bentuk jus.

Cara Menurunkan Panas Anak dengan Obat

Jika berbagai cara menurunkan panas badan anak dengan bahan alami sudah Anda lakukan dan tak menemui hasil maksimal, maka Anda bisa mencoba menurunkan demam anak dengan bantuan obat. Pilihlah obat sesuai dengan usia anak dan pastikan dosisnya tepat agar tak menimbulkan efek samping. Selain itu, pastikan obat yang Anda pilih adalah obat dengan kandungan berikut ini :

1. Acetaminophen

Obat penurun panas tanpa resep dokter yang bisa Anda beli di apotek adalah Acetaminiphen. Obat dengan kandungan utama Acetaminophen umumnya mampu bekerja menurunkan panas anak dengan tepat. Namun, penggunaannya harus sangat hati-hati dan disesuaikan dengan usia serta berat badan anak. Hal yang perlu diperhatikan jika ingin mengobati demam anak menggunakan obat ini adalah :

  • Pilih obat dalam bentuk sirup agar lebih mudah memberikannya pada anak.
  • Pastikan membaca dosis dan menakarnya dengan benar.
  • Jangan campur dengan obat lainnya.
  • Jika obat dirasa tak bekerja dengan baik, maka hentikan pemberian obat dan segera konsultasikan ke dokter.

2. Paracetamol

Kandungan obat panas anak yang cukup populer adalah paracetamol. Seain menurunkan panas, paracetamol juga dapat digunakan sebagai obat pereda nyeri yang aman.Obat yang satu ini bisa didapat dengan sangat mudah bahkan di toko kelontong sekalipun. Namun, jika menginginkan obat paracetamol dalam bentuk sirup dan memiliki rasa buah agar disukai anak, maka Anda bisa membeli obat panas anak rasa buah di apotek. Hal yang perlu diperhatikan jika ingin meredakan panas anak dengan Paracetamol adalah :

  • Perhatikan dosis penggunaan.
  • Hentikan pemakaian obat jika muncul gejala lain uang menunjukkan gejala lebih parah dan segera hubungi dokter.

3. Ibuprofen

Cara menurunkan panas anak di malam hari dengan minum obat yang mengandung ibu profen. Ibuprofen merupakan obat panas anak yang tergolong dalam obat anti inflamasi. Obat jenis ini dapat mengatasi demam anak dengan cepat seta meringankan gejala yang mengatasinya. Namun, perlu diingat jika obat ini dianjurkan dikonsumsi oleh anak di atas usia 6 bulan. Selain itu, dosis yang digunakan juga harus tepat sesuai yang tertera pada label kemasan.

4. Obat Kompres

Selain obat yang diberikan secara oral, Anda juga bisa mencoba cara menurunkan panas anak menggunakan obat kompres. Cara meredakan panas pada bayi dan anak ini tergolong sangat praktis karena hanya perlu menempelkan plester pengompres panas anak pada dahi. Kompres akan melekat erat dan tak terjatuh meski anak bergerak. Hal ini sangat berbeda jika Anda menggunakan kompres konvensional berupa kain yang dibasahi.

Kelebihan lain dari obat kompres rekat adalah penggunaannya yang bisa bersamaan dengan obat oral. Hal ini tentu saja akan membuat panas anak bisa turun dengan lebih cepat. Beberapa merk kompres anak yang bisa Anda coba antara lain :

  • ByeBye Fever.
  • Rohto Fever Patch.
  • Kool Fever.

Merk Obat Penurun Panas Anak

Ada berbagai macam merk obat penurun panas di apotik yang dapat anda beli dengan mudah. Merk obat penurun panas anak dengan cepat antara lain:

  1. Acetaminophen dan Ibuprofen (Anak usia lebih dari 6 bulan)
  2. Paracetamol
  3. Dumin Syrup
  4. Pamol
  5. Kool Fever
  6. Bufect Ibuprofen Suspensi
  7. Fever Patch
  8. Naproxen
  9. Salonpas
  10. Sanmol
  11. Panadol Anak
  12. Paracetine Syrup
  13. Tempra Syrup
  14. Praxion
  15. Termorex Sirup
  16. Sistenol Tablet
  17. Proris Ibuprofen

Efek Samping Obat Penurun Panas Anak

Menurunkan panas anak baik dengan obat maupun ramuan tradisional penurun panas sma-sama memiliki resiko. Menurunkan panas anak dengan bahan alami memiliki efek kontradiksi yang lebih sulit diprediksi jika penyebab demam anak tak diketahui secara pasti. Misalnya saja, obat alami anak sakit panas karena radang tentunya tak akan sama dengan obat panas alami anak karena penyakit lambung. Efek yang bertentangan inilah yang berpotensi menimbulkan penyakit bertambah parah jika penyakit penyebab demam anak tak diketahui secara pasti.

Efek samping penurun panas anak alami mungkin akan sangat minim jika Anda memilih teknik pengobatan dari luar. Cara yang bisa Anda pilih misalnya menggunakan kompres air hangat, kompres panas cocor bebek atau kompres dahi menggunakan daun sepatu.

Tak hanya cara menurunkan panas anak alami saja yang memiliki efek samping, penggunaan obat juga memiliki efek samping bahaya jika salah dalam penggunaannya. resiko over dosis mungkin terjadi jika Anda memberikan obat dengan takaran tak tepat. Selain itu, penggunaan obat panas aspirin untuk mengatasi demam anak juga sangat dilarang. Bagi penderita demam di bawah 19 tahun, aspirin dapat berpotensi menyebabkan Reye’s Syndrome,  yaitu sindrom yang memicu pembengkakan hati dan otak.

Tips Mengatasi Panas Pada Anak Usia 1 – 5 Tahun

Anak usia 1, 2, 3, 4 sampai 5 tahun memang rentan terkena penyakit demam. Nah untuk mengatasinya, simak cara dibawah ini.

  1. Ukur suhu tubuh anak tersebut.
  2. Analisa penyebab demam tersebut.
  3. Minum obat demam.
  4. Berikan cairan yang banyak, atau minum air putih.
  5. Kompreslah dengan menggunakan air hangat.
  6. Rendamlah anak tersebut dalam air hangat.
  7. Berikan pakaian tipis pada anak tersebut.
  8. Aturlah suhu udara dan kamar.
  9. Berilah perhatian yang cukup ketika anak panas atau demam.
  10. Matikan lampu ruangan ketika anak tidur.

Kapan Harus Membawa Anak Demam ke Dokter?

  1. Anak menangis secara terus menerus sampai tidak mengeluarkan air mata.
  2. Terlihat kering bagian bibir anak.
  3. Tubuh anak semakin memanas.
  4. Akan melakukan mual dan muntah secara berlebihan.
  5. Terlihat layu dan cekung pada mata anak.
  6. Badan sang anak terlihat lemas.
  7. Sang buah hati tidak buang air kecil dalam beberapa hari.
  8. Suhu badan sang anak melebihi 39 Derajat.
  9. Anak tidak mau bangun dari tempat tidurnya dan terlihat pucat.
  10. Tidak mau makan dan minum yang banyak.
  11. Mengalami penyakit sesak nafas.

Baca Juga: Cara Mengatasi Sesak Nafas Secara Alami dan Obat, Pertolongan Pertama Serta Efek Samping

Setelah membaca ulasan di atas, dapat diketahui jika demam pada anak merupakan hal yang tak perlu terlalu diperhatikan namun juga tak bisa dianggap remeh. Demam ringan pada anak bisa diatasi dengan cara menurunkan panas anak secara tradisional atau dengan menggunakan obat yang dijual bebas di apotek. Namun, dalam kondisi demam berat, Anak harus segera mendapat penanganan medis karena menunjukkan tanda bahaya. Jika terlambat mendapat penanganan, anak bisa saja mengalami masalah lebih serius seperti kejang, kerusakan otak dan bahkan kematian.

Continue Reading

More in Kesehatan

To Top